Keuntungan dan Kerugian Import Barang Incoterm DDP Bagi Pembeli

Tidak banyak orang yang tahu, bahwa import barang incoterm DDP umumnya memiliki peranan yang penting dalam perdagangan internasional, yang mana ditetapkan oleh Kamar Dagang Internasional (ICC) sesuai dengan aturan incoterm. Adapun dalam penggunaannya di kegiatan impor barang, incoterm DDP tersebut umumnya memiliki beberapa keuntungan dan kerugian bagi pihak pembeli. Kira-kira apa saja keuntungan dan kerugian incoterm DDP tersebut, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Keuntungan dan Kerugian Import Barang Incoterm DDP Bagi Pembeli

Sebelum kita membahas mengenai apa saja keuntungan dan kerugian dari penggunaan incoterm DDP, ada baiknya bagi Anda untuk mengenal terlebih dahulu mengenai apa itu DDP. Istilah DDP (Delivered Duty Paid) merupakan aturan dalam incoterm, yang menyatakan bahwa penjual memiliki tanggung jawab penuh atas semua risiko dan biaya yang berkaitan dengan pengiriman dan pengantaran barang ke tempat tujuan yang disepakati bersama. Alasan kenapa incoterm DDP menempatkan tanggung jawab penuh pada penjual, yakni karena disini pihak tersebut diharuskan untuk membayar semua biaya dan risiko pengiriman, termasuk halnya bea masuk, pajak dan bea cukai.

Berkaitan dengan hal tersebut, Anda perlu tahu bahwa incoterm DDP dalam kegiatan impor barang umumnya memiliki beberapa keuntungan dan kerugian bagi pihak pembeli. Adapun beberapa keuntungan dan kerugian penggunaan incoterm DDP bagi pihak pembeli, di antaranya yakni sebagai berikut.

1.   Keuntungan Incoterm DDP Bagi Pembeli

Dalam kegiatan impor barang, penggunaan incoterm DDP menawarkan beberapa keuntungan tersendiri bagi pembeli. Beberapa keuntungan yang ditawarkan dari penggunaan incoterm DDP, antara lain sebagai berikut :

  • Tidak Perlu Membayar Biaya Pengiriman
Baca Juga :  Barang Impor China Yang Laku Keras di Indonesia

Seperti yang sudah kita bahas di awal pembahasan tadi, bahwa adanya incoterm DDP ini turut mewajibkan bagi pihak penjual dalam membayar semua biaya pengiriman barang di dalamnya. Sehingga dalam hal ini, pihak pembeli nantinya hanya perlu membayar harga produk saja sesuai dengan ketentuan. Bahkan setelah mereka memperoleh produk di tempat tujuan, mereka tidak perlu lagi repot-repot harus membayar biaya apapun seperti pajak, bea cukai dan lain-lain.

  • Pembeli Terbebas dari Inspeksi

Secara umum, negara pengimpor dan pengekspor barang biasanya memiliki aturan dan biaya pemeriksaan yang berbeda-beda. Akan tetapi yang perlu digarisbawahi disini adalah, biaya pemeriksaan biasanya selalu lebih tinggi dan sering kali membuat siapa saja merasa pusing saat diminta untuk membayarnya. Namun dengan menggunakan incoterm DDP, pihak pembeli tidak perlu merasa pusing lantaran akan terbebas dari biaya inspeksi barang yang ditetapkan tersebut.

  • Tidak Perlu Khawatir Mengenai Kerusakan Barang Selama Pengiriman

Keuntungan lain dari penggunaan incoterm DDP, yakni pembeli tidak perlu merasa khawatir mengenai kerusakan barang selama proses pengiriman berlangsung. Hal ini dikarenakan, pihak pembeli hanya perlu menerima muatan barang saja ketika barang tersebut sudah tiba di tempat tujuan. Terlebih lagi, proses pengiriman barang sendiri biasanya sudah ditanggung secara penuh oleh pihak penjual, sehingga risiko kerusakan barang bisa diminimalisir dengan baik.

2.   Kerugian Incoterm DDP Bagi Pembeli

Selain menawarkan keuntungan, penggunaan incoterm DDP juga turut memberikan kerugian tersendiri bagi pembeli. Dimana beberapa kerugian dari penggunaan incoterm DDP dalam kegiatan impor barang, yakni sebagai berikut.

  • Risiko Kesalahan Pengiriman Barang Lebih Besar

Kerugian dari incoterm DDP bagi pembeli yang pertama, yakni adanya risiko kesalahan pengiriman barang yang lebih besar. Ini wajar terjadi, dikarenakan mereka tidak tahu apakah pihak penjual yang menangani pengiriman barang sudah profesional atau justru masih terbilang pemula dalam bidang tersebut. Bahkan, pembeli juga tidak bisa memperkirakan sejauh mana keahlian dari pihak penjual tersebut dalam menangani pengiriman barang.

  • Proses Pengiriman Jauh Lebih Lambat
Baca Juga :  Macam Macam Ukuran Kontainer yang Digunakan untuk Membawa Muatan

Selain risiko kesalahan pengiriman barang yang lebih besar, kerugian lain dari penggunaan incoterm DDP, yakni proses pengiriman barang yang jauh lebih lambat. Anda disini perlu tahu, bahwa dalam pengiriman incoterm DDP, pihak pembeli biasanya tidak berhak memutuskan waktu pengiriman ataupun menyarankan kemungkinan opsi pengiriman barang yang cepat. Namun untuk mengatasi masalah ini, pembeli bisa memilih penjual yang memang sudah berpengalaman dan diandalkan.

Jadi, itulah tadi ulasan menarik yang bisa Anda ketahui seputar keuntungan dan kerugian dari penggunaan import barang incoterm DDP bagi pihak pembeli, yang mana bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
× Konsultasi GRATIS Sekarang